Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Indahnya Taman Hutan Raya Juanda

Jalan Dago menjadi tempat yang sangatlah populer di Kota Bandung karena memiliki banyak tempat wisatawan. Salah satunya yaitu Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung yang sering dikenal dengan sebutan THR Djuanda atau Tahura Djuanda yang mempunyai luas hutan sekitar 590 hektar dari kawasan Pakar hingga Maribaya. Lokasi wisata ini berada di ketinggian 770 hingga 1330 MDPL.

Sebagai dataran tinggi ternyata cukup mudah untuk menanam berbagai tumbuhan, sebenarnya tempat wisata ini memang menjadi salah satu tempat konservasi yang memadukan keindahan alam sekunder sehingga menjadi sebuah area hutan tanaman.

Tentunya, suasana hutan tersebut memang menjadi daya tarik tersendiri yang membuat banyak wisatawan tertarik untuk mengunjunginya.

Untuk bisa masuk ke tempat wisata ini akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp. 15.000,00 per orangnya.

Nah, tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 18.00. Tak perlu khawatir ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan saat mengunjungi Taman Hutan Raya Djuanda jadi tidak hanya melihat keindahan alam dari tanamananya saja.

Dan berikut adalah beberapa hal yang bisa anda nikmati di taman hutan raya djuanda bandung yang telah kami kutip dari website destinasiku.com

 

Indahnya Taman Hutan Raya Djuanda

Indahnya Taman Hutan Raya Juanda

Ternyata ketika mengunjungi Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Anda dapat melakukan berbagai aktivitas yang menarik sehingga akan membuat liburan menjadi lebih menyenangkan pastinya, ini dia beberapa informasi menariknya untuk Anda.

 

1. G0a Belanda

Gua Belanda menjadi salah satu tempat di Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang sudah berusia kurang lebih sekitar 111 tahun. Wisatawan ketika memasuki Gua akan menikmati udara dingin yang cukup menyejukkan. Ketahuilah, bahwa gua ini terdiri dari tiga lorong yang saling terhubung kemudian di area kiri Gua terdapat sel tahanan perang,  tempat penyimpanan logistik dengan pintu sel aslinya.

Para pengunjung pastinya dapat masuk langsung ke ruangan, ketahuilah bahwa di dalam Gua terdapat gang sempit dengan tangga yang digunakan untuk mengintai pada jaman dahulu. Jalanan di Gua ini sangatlah rata dengan besi-besi berkarat, tetapi gua ini sangatlah gelap.

2. Gua Jepang

Gua Jepang berjarak 300 meter dari Gua Belanda yang mmepunyai empat pintu masuk dengan dua lubang penjagaan yang dulunya dibangun dengan kerja paksa atau romusha.

Ketahuilah bahwa gua ini digunakan untuk berlindung dari sekutu untuk menyimpan senjata militer dan logistik. Bahkan, terdapat juga tempat interogasi, persembunyian, dan lubang penyimpanan.

Gua ini memiliki alas dan dinding yang terbuat dari tanah dan batuan kemudian masih banyak sekelompok kelelawar yang bersarang di langit-langit Gua sehingga nuansanya sangatlah gelap dan pengap.

3. Air Terjun dan Curug

Berikutnya, ketika mengunjungi Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda juga terdapat air terjun dan curug yaitu ada tiga, diantaranya Curug Dago yang memiliki ketinggian 12 meters yang memiliki dua prasasti sebagai bentuk peninggalan Raja Thailand.

Curug Omas atau Curug Maribaya yang memiliki ketinggian curug ini sekitar 30 meter dengan nuansa alam yang masih sangat alami. Terakhir yaitu  Curug Lalay dengan ketinggian air terjun 30 meter, tetapi lokasinya tersembunyi diantara lembah yang digunakan sebagai tempat bersarang kelelawar.

4. Museum Ir. H. Djuanda

Terdapat pula Museum Ir. H. Djuanda yang telah dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada  pahlawan nasional Ir. H. Djuanda. Museum ini memiliki ukuran sekitar 8 x 10 meter yang tersimpan berbagai  bentuk penghargaan yang diterima oleh Ir. H. Djuanda, seperti piagam penghargaan dari pemerintah RI dan negara asing, medali, wings dan masih banyak lagi yang lainnya.

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>