Kalimat Majemuk

Kalimat Majemuk

Pernahkah kamu mendengar seseorang mengucapkan kalimat majemuk? Pastinya pernah kan, namun terkadang kita tidak menyadarinya. Nah pada artikel kali ini kita akan membahas secara ringkas  mengenai pengertian kalimat majemuk. Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Pengertian Kalimat Majemuk

Apa itu kalimat majemuk? Kalimat majemuk merupakan sebuah kalimat yang mempunyai dua klausa atau lebih. Dalam setiap kalimat selalu mempunyai klausa yang merupakan perpaduan antara satu subjek dan predikat, bisa juga ditambah objek, pelengkap ataupun keterangan. 

Jadi, kalimat majemuk adalah sebuah kalimat yang mempunyai lebih dari satu subjek, predikat, objek, maupun pelengkap. Kamu bisa menemukan adanya perluasan atau penggabungan dalam salah satu bagian kalimat tersebut.

Untuk menandai antarklausa (yang bersifat penggabungan) terdapat kata konjungsi atau kata penghubung. Sedangkan untuk yang bersifat perluasan, tidak terdapat kata konjungsi.

Jenis Kalimat Majemuk

Berikut beberapa jenis kalimat majemuk yang kami kutip dari bahassemua.com

1. Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk ini memiliki dua klausa yang bersifat sederajat atau sejajar yang dihubungkan oleh konjungsi. Artinya, kedua klausa tersebut bersifat koordinatif yang apabila konjungsinya dilepas kalimat kalimat tersebut dapat berdiri sendiri. Konjungsi yang biasa digunakan dalam kalimat majemuk setara antara lain dan, sementara, dan lalu.

Contoh Kalimat Majemuk Setara

  • Klausa 1 : Kakak bermain basket.
  • Klausa 2 : Adik menonton di pinggir lapangan
  • Gabungan : Kakak bermain basket, sementara adik menonton di pinggir lapangan.

Klausa 1 dan 2 adalah klausa utuh yang mempunyai subjek serta predikat masing-masing. Karena itu, jika tidak dihubungkan dengan konjungsi sementara, keduanya masih bisa berdiri menjadi kalimat yang sempurna.

2. Kalimat Majemuk Rapatan

Kalimat majemuk rapatan hampir sama dengan jenis kalimat majemuk setara, yaitu klausanya dapat berdiri sendiri. Tetapi, pada kalimat ini akan ditemukan unsur klausa yang berulang. Pengulangan tersebut umumnya dipisahkan dengan konjungsi dan, serta atau juga, bisa juga dengan tanda koma (,).

Contoh Kalimat Majemuk Rapatan

  • Klausa 1 : Noval menghadiri konferensi ilmiah tersebut.
  • Klausa 2 : Dendi menghadiri konferensi ilmiah tersebut.
  • Gabungan : Noval dan Dendi menghadiri konferensi ilmiah tersebut.

Klausa 1 dan 2 sebenarnya mempunyai objek dan predikat yang sama, akan tetapi subjeknya (Noval, Dendi) berbeda. Karena inilah dalam penggabungannya hanya subjeknya yang dirapatkan dengan menggunakan konjungsi dan.

3. Kalimat Majemuk bertingkat

Pernahkah kamu mendengar ada induk kalimat dan anak kalimat? Kamu akan menemukannya dalam kalimat majemuk bertingkat. Kalimat majemuk bertingkat adalah sebuah kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih yang hubungannya tidak sejajar atau sederajat. Karena ketidaksejajaran tersebut, salah satu klausa tidak dapat berdiri sendiri.

Nah, bagian inilah yang disebut sebagai anak kalimat. Sedangkan klausa yang dapat berdiri sendiri disebut dengan induk kalimat. Kedua klausa ini biasanya dihubungkan dengan konjungsi, seperti karena, ketika, sebab, walaupun, dan meskipun.

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

  • Klausa 1 : Wulan kerap terlambat datang ke sekolah.
  • Klausa 2 : rumahnya jauh.
  • Gabungan : Wulan kerap terlambat datang kesekolah karena rumahnya jauh.

Klausa 1 merupakan induk kalimat karena memiliki unsur klausa yang lengkap, yaitu subjek (Wulan) dan predikat (terlambat). Sedangkan klausa 2 adalah anak kalimat, karena hanya memiliki predikat (rumahnya).

4. Kalimat Majemuk Perluasan

Kalimat majemuk perluasan sama seperti bentuk sebelumnya yang salah satu klausanya tidak mempunyai unsur yang sempurna. Bedanya terletak pada anak kalimatnya yang merupakan perluasan dari salah satu bagian unsur klausa yang ada. Anak kalimat tersebut umumnya dihubungkan dengan konjungsi yang

Contoh Kalimat Majemuk Perluasan

Klausa 1 : Laptopnya mulai rusak

Klausa 2 : Laptopnya dibeli pada dua tahun lalu

Gabungan : Laptopnya yang dibeli tiga tahun lalu mulai rusak.

Kedua klausa tersebut sebenarnya mempunyai unsur yang sempurna. tetapi, klausa 2 dapat digunakan sebagai penjelas subjek pada Klausa 1. Untuk menghubungkannya, diberikan konjungsi yang setelah subjek yang serupa dari kedua klausa tersebut (laptop).

5. Kalimat Majemuk Campuran

Sesuai dengan namanya, kalimat majemuk campuran merupakan gabungan dari kalimat majemuk setara atau rapatan dengan kalimat majemuk bertingkat. Dalam kalimat ini kamu bisa menemukan dua konjungsi atau mungkin lebih yang sifatnya menjadi kata hubung koordinatif maupun bukan. Jumlah klausa yang ada juga lebih dari dua.

Contoh Kalimat Majemuk Campuran

  • Klausa 1 : Aku bermain futsal di lapangan terbuka
  • Klausa 2 : Alex bermain futsal di lapangan terbuka
  • Klausa 3 : Gilang bermain voli di lapangan terbuka
  • Klausa 4 : Hujan
  • Gabungan : Aku, Alex, dan Gilang bermain futsal di lapangan terbuka, meskipun hujan.

Klausa 1-3 merupakan sebuah induk kalimat yang dapat digabung menjadi kalimat majemuk rapatan sebab terdapat objek, predikat, dan keterangan yang sama. Sedangkan hujan adalah klausa tidak sempurna yang menjadi anak kalimat.

Demikian pembahasan ringkas mengenai kalimat majemuk. Semoga bermanfaat.

 

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>