Cara Mengatasi Laptop Lemot

Kita seringkali merasa kesal ketika bekerja dengan laptop yang lemot. Laptop yang sejatinya kita gunakan untuk mempermudah pekerjaan kita, malah akan menjadi sebaliknya. Untuk mengatasi permasalahan seperti itu, tentunya kita harus mengetahui cara mengatasi laptop lemot yang akan kita bahas berikut ini.

Berikut beberapa cara mengatasi laptop lemot yang bisa kamu terapkan :

1. Membersihkan File Sampah dan Software Tidak Terpakai

Cara mengatasi laptop lemot yang pertama adalah dengan membersihkan laptop dari file sampah. File sampah yang dimaksud di sini adalah file yang tidak digunakan dan file lainnya yang sekiranya tidak penting seperti cache dan sebagainya. 

Dengan menghapus file semacam ini, tentunya penyimpanan laptop akan menjadi semakin memiliki banyak ruang. Dengan begitu,  laptop tidak terlalu terbebani dengan file tidak berguna yang tersimpan pada penyimpanan. 

Hal ini karena semakin banyak file tidak berguna yang tersimpan, maka laptop juga harus membaca semakin banyak file juga. 

Proses pembacaan data yang terlalu banyak itulah yang membuat laptop kita terlihat sangat lemot dan tidak handal. Maka dari itu, pembersihan file tidak berguna seperti ini akan sangat berpengaruh terhadap kinerja laptop kita.

Selain itu, kita juga harus mencopot pemasangan software yang sekiranya tidak terpakai. Ini juga akan mempengaruhi beban kinerja sistem. Apalagi jika software tidak penting tersebut merupakan software yang terus berjalan di latar belakang.

2. Mematikan Fitur Auto Update

Cara mengatasi laptop lemot yang kedua adalah dengan mematikan fitur auto update. Hal ini bisa dengan mudah kita lakukan saat ini, apalagi jika kita menggunakan windows 10. 

Pasalnya, mematikan auto update Windows 10 bisa dibilang sangat mudah dan simpel. Namun, bagi kalian yang bingung bagaimana mematikan auto update tersebut, kalian bisa mengikuti cara mematikan auto update Windows 10 ini.

Pada saat auto update berhasil dimatikan, ada beberapa hal yang patut kalian ketahui. 

Salah satunya adalah hal tersebut akan berpengaruh terhadap kinerja sistem, karena auto update sendiri merupakan fitur yang akan berjalan di latar belakang. Proses latar belakang seperti inilah yang akan membuat laptop kita semakin lemot.

3. Mengganti Penyimpanan OS dari HDD ke SSD

Cara mengatasi laptop lemot terakhir adalah dengan mengganti tempat instalasi OS dari HDD ke SSD. Ketika kedua cara di atas tidak berhasil kita terapkan pada laptop kita, maka inilah solusi terakhir yang bisa kita lakukan. Solusi yang satu ini, sangat ampuh untuk mengatasi laptop yang lemot.

SSD merupakan penyimpanan data yang proses pembacaan datanya lebih cepat daripada HDD. Maka dari itu, ketika instalasi sistem operasi pada laptop kita terletak di penyimpanan dengan jenis SSD, maka proses pembacaan data pada sistem operasi akan lebih cepat. Ini membuat sistem operasi mampu berjalan lebih baik dari sebelumnya.

Apalagi ketika kita memisahkan tempat penyimpanan file dengan tempat penyimpanan sistem operasi. Maka sistem operasi pada laptop kita akan berjalan dengan semakin maksimal.

Pemisahan tempat penyimpanan seperti ini bisa kita lakukan dengan menggunakan dua jenis tempat penyimpanan. Kita bisa menggunakan HDD yang harganya tergolong lebih rendah untuk menyimpan data file yang sejatinya tidak memerlukan pembacaan data dengan cepat. 

Sedangkan penyimpanan dengan jenis SSD, bisa kita gunakan untuk menyimpan instalasi OS kita. Hal ini agar penyimpanan SSD bisa berfokus membaca file instalasi sistem operasi kita saja. Sehingga sistem akan berjalan lebih optimal.

Ketiga cara di atas sudah terbukti mampu mengatasi laptop lemot. Hal itu karena ketiga cara tersebut berfokus untuk meningkatkan kinerja sistem operasi pada laptop kita sehingga bisa berjalan lebih baik dari sebelumnya. 

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>