Bisnis Hidroponik: Alasan, Tips Sukses, dan Caranya

cara bisnis hidroponik

Beberapa tahun ke belakang konsep urban farming cukup naik daun, mengingat daerah yang lahannya semakin terbatas namun kebutuhan terhadap sayuran cukup tinggi. Disinilah hidroponik hadir sebagai solusi karena tanpa lahan yang luas Anda dapat menanam layaknya di perkebunan.

Namun, sebenarnya apa yang dimaksud dengan hidroponik?

Hidroponik adalah salah satu metode budidaya tanaman dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah untuk media tanamnya. Nutrisi untuk tanaman dialirkan melalui air yang dilewatkan pada akar-akar tanaman, air ini disebut sebagai air nutrisi.

Salah satu komoditas hidroponik yang banyak dibudidayakan, yakni selada.

Mengapa Membangun Bisnis Hidroponik?

1) Mudah

Kenapa hidroponik menjadi bisnis yang menguntungkan, sebab hidroponik ini mudah untuk dikembangkan. Dengan potensi pangsa pasar yang luas, hidroponik dapat juga dijadikan budidaya yang luar biasa prospek keuntungannya.

2) Tidak butuh area luas

Untuk memulai bisnis hidroponik anda cukup memanfaatkan lokasi yang sempit atau seadanya dirumah anda. Anda bisa menata ukuran wadah sesuai dengan tanaman yang akan dibudibayakan. Rahasia sukses usaha hidroponik ini berasal dari kemauan untuk memulai dari lingkup kecil

3) Peralatan yang mudah didapatkan

Jika anda berniat memulai bisnis ini di rumah, anda bisa memanfaatkan benda disekitar anda untuk dijadikan wadah budidaya hidroponik ini.

Contohnya ember, toples, gelas, dan wadah lainnya. Selanjutnya anda bungkus wadah bening tersebut dengan alumunium foil, plastik atau cat untuk memastikan cahaya tidak masuk yang akan menyebabkan lumut.

4) Komunitas besar

Ya, saat ini banyak komunitas hidroponik yang hadir baik di dunia online (biasanya facebook) maupun offline. Di komunitas ini Anda dapat belajar langsung dari para expertnya.

5) Sumber belajar banyak

Baik dari YouTube maupun blog, Anda saat ini bisa dengan mudah menemukan cara bertani hidroponik yang cukup gampang bahkan lengkap dengan praktiknya.

Beberapa channel YouTube seperti hidroponik pedia, belajar hidroponik mudah, atau ATFA studio bisa dijadikan sebagai referensi belajar. Atau bisa pula melalui media blog, seperti budidaya.id.

Informasi cukup lengkap dan bersumber dari referensi terpercaya.

6) Relatif murah

Ya, bila dibandingkan dengan penanaman di tanah maka tanaman hidroponik ini tergolong lebih murah karena tak banyak menggunakan lahan.

Hanya saja, bagi sebagian masyarakat masih tergolong tinggi unutk awal setup sistem hidroponik karena harus membeli beberapa peralatan, seperti paralon, ember, slang, dan mesin untuk mengatur sirkulasi air.

7) Tanpa pestisida

Dengan pengelolaan yang baik maka tanaman hidroponik tidak memerlukan bahan kimia yang dampaknya akan meninggalkan residu pestidisa pada pembuangannya sehingga nutrisi yang di dapat adalah nutrisi alami yang akan menjadikan sayuran yang anda tanam sehat untuk dikonsumsi.

Tips Sukses Hidroponik

1) Tekun, selalu mencoba dan belajar

Memulai bisnis memang tidak mudah butuh ketekunan dan ketelatenan selama menjalankan bisnis ini. Perlu banyak belajar tentang hidroponik.

Dengan penempatan pot-pot hidroponik yang mudah dapat menjadi salah satu faktor mengapa budidaya hidroponik ini menguntungkan. Anda dapat menempatkan pot-pot di beberapa sisi rumah anda.

2) Carilah mentor

Layaknya bisnis-bisnis seperti pada umumnya, sanagat disarankan Anda untuk mencari mentor guna meminimalisir kesalahan yang terjadi.

Dengan adanya mentor, kita dapat belajar dari kesalahan mereka sehingga percepatan dari bisnis juga bisa lebih maksimal.

3) Tambah relasi

Setelah Anda panen, kemana hasil tanaman hidroponik dibawa?

Nah, disinilah pentingnya relasi. Adanya relasi bisa membuat kita bisa dengan mudah menjual atau mendistribusikan kemana hasil tanaman hidroponik ini dijual.

Bentul relasinya, bisa bekerjasama dengan pihak resto, supermarket, hotel, dan sebagainya.

4) Pahami strategi dan teknis marketing

Guna meningkatkan jumlah akuisisi maupun retensi pelanggan, Anda harus belajar pula mengenai marketing. Bagaimana menjual dan mempertahan pelanggan.

Dengan tingginya angka retensi pelanggan, cost yang dikeluarkan akan lebih kecil sehingga keuntungan juga menjadi lebih besar.

Wah, sepertinya menark. Bagaiman caranya saya memulai bisnis hidroponik ini?

Teknis Sederhana Berbisnis Hidroponik

1) Perhatikan jenis tanamannya

Pada dasarnya semua lahan yang ada bisa anda maksimalkan untuk melakukan budidaya hidroponik. Contohnya selada, sawi, timun, sayuran hijau lainnya.

Tanaman lainnya yang bisa tumbuh baik di hidroponik adalah cabai dan tomat.

Berdasarkan beberapa sumber yang kami rangkum, untuk pemula sebaiknya dimulai dari menanam sayuran daun terlebih dahulu karena relatif lebih mudah. Adapun sayuran selada adalah salah satu jenis yang cukup favorit.

2) Mulai bangun sistem hidroponiknya

Setelah menentukan apa tanaman yang hendak dibudidayakan, langkah selanjutnya membangun sistem hidroponik untuk menanam.

Ada beberapa sistem hidroponik yang cocok untuk pemula, yakni NFT, DFT, drip system, atau wick sistem. Wick sistem adalah metode yang paling mudah karena menggunakan peralatan dan bahan yang relatif sederhana.

Sementara, sistem hidroponik NFT adalah sistem yang kerap digunakan untuk menanam sayuran, seperti selada.

NFT (Nutrient Film Technique)

Cara ini dilakukan dengan membuat selokan dari pipa yang dilubangi. Akar tanaman akan langsung terkena air yang sudah berisi nutrisi hara. Cara ini cocok untuk tanaman sayuran seperti bayam.

Wick System

Konsep dari wick sistem adalah membuat wadah untuk meletakkan tanaman, lalu akar tanaman akan terhbung dengan air melalui sebuah sumbu yang terbuat dari kain flanel (biasanya).

Nantinya, air nutrisi akan mengalir ke wick, dari wick dialirkan ke tanaman.

Air Tetes

Cara ini dengan menanam pada polybag yang telah diisi sekam padi. Kemudian air bernutrisi yang telah ada unsur haranya diatur sedemikian rupa agar dapat menetes.

3) Siapkan bibit

Selanjutnya, mulai semai bibit pada media tanam, misalnya rockwool. Tunggu hingga muncul daun asli (daun ketiga).

Setelah daun tersebut muncul, pindahkan bibit tersebut pada sistem hidroponik.

4) Pindahkan bibit ke sistem hidroponik

Setelah dipindahkan, atur air nutrisi pada sistem hidroponik secara berkala. Usahakan melalukan pengecekan setiap hari, misalnya pagi atau sore hari untuk melihat nilai air nutrisi.

Pengecekan ini bisa Anda lakukan menggunakan TDS meter.

5) Tunggu dan panen

Masing-masing tanaman memiliki masa panen tersendiri. Ada yang 40 hari, ada pula yang 3 bulanan. Biasanya untuk tanaman hidroponik sayuran daun masa panennya lebih cepat, yakni sekitar 40 hari.

Sementara, untuk tanaman hidroponik sayuran buah masa panennya sekitar 2-3 bulan.

Dengan mengetahui rahasia sukses usaha hidroponik tersebut maka anda bisa menyesuaikan dengan kondisi dan lahan yang anda miliki serta modal yang telah anda siapkan. Kunci utama adalah tekun dan tidak mudah menyerah. Terus berusaha saat mengalami kegagalan.

Demikianlah beberapa informasi mengenai tips sukses untuk usaha hidroponik. Semoga bermanfaat ya.

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>