5 Kuliner Malam di Malang Populer

Wisata kuliner memang tidak pernah membosankan, apalagi kuliner malam. Jika Anda sedang berada di Malang, cobalah kunjungi beberapa kuliner malam di Malang yang memang sudah terkenal di kalangan banyak orang.

Di Malang, Anda bisa menemukan berbagai macam kuliner malam yang unik namun lezat. Bahkan, warga setempat juga selalu mengunjunginya. Bagi para wisatawan yang sedang berlibur ke Malang, jangan sampai melewatkan kenikmatan kuliner malam hari di Malang.

Mulai dari makan berat sampai yang ringan, Anda bisa menemukannya di Malang. Jangan takut sepi karena tempat makan ini buka di malam hari. Nyatanya, ada banyak orang yang sengaja datang untuk merasakan kenikmatannya. Berikut beberapa rekomendasi kuliner malam di Malang, yaitu:

  • Warung Malam Pak Gatot

Siapa yang belum pernah makan pecel? Rasanya setiap orang pernah mencicipi hidangan ini, biasanya dimakan saat pagi hari. Namun, pernahkah menemukan menu pecel dengan kuah rawon? Mungkin kedengarannya cukup asing di telinga. 

Jika penasaran, Anda bisa langsung mengunjungi Warung Malam Pak Gatot. Warung makan ini berada di Jalan S. Supriadi dan ramai mulai pukul 23.00 WIB. Hal ini sebenarnya tidak mengherankan mengingat warung makan ini buka mulai 19.00-04.00 WIB. 

Hidangan pecel kuah rawon ini menjadi salah satu makanan legendaris yang sudah ada dari tahun 1970. Saat makan di sini. Pengunjung bisa memilih untuk makan di meja kursi atau lesehan. 

Harga makanan yang dijual di Warung Malam Pak Gatot berkisar dari Rp7.000-Rp20.000. Sementara itu, untuk harga lauk tambahannya mulai dari Rp2.000-Rp11.000.

  • Warung Nasi Brintik Semur – Rawon

Untuk menemukan Rawon Brintik, Anda perlu mengunjungi Jalan KH. Ahmad Dahlan 38 Malang. Ketika masuk ke warung makan tersebut, Anda akan merasakan kesan klasik yang unik. Menu andalan yang dijual di sini adalah rawon dan semur daging. 

Harganya juga terbilang terjangkau. Anda hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp27.500 untuk satu porsi rawon. Jika Anda ingin menambah lauk yang lain, tentu harganya juga akan berbeda. Daging sapi yang dipakai tidak alot dan terasa sangat empuk saat dikunyah. 

Tidak heran jika Rawon Brintik terkenal dengan kenikmatannya. Cara memasaknya juga masih memakai tungku arang sehingga rasanya unik dan berbeda. 

Warung makan ini sudah ramai sejak pukul 05.00 WIB, terutama oleh para pekerja kantoran. Hal yang membuat Rawon Brintik ini unik adalah tampilan menu makanan yang warnanya tidak sehitam rawon biasanya.

  • Sego Ceker Glintung Malang

Sesuai dengan namanya, Sego Ceker Glintung ini terletak di Kawasan Glintung yaitu Jalan Letnan S Parman, depan Carrefour Blimbing. Tempat makan ini menjual ceker yang dimasak pedas dan empuk dengan kuah nyemek. Tidak hanya ceker, di sini juga menyediakan kepala ayam, usus, dan sayap. 

Tempat makan ini sudah lama populer, bahkan beroperasi sejak tahun 1987. Walaupun sudah lama beroperasi, rasa makanan di sini tetap terjaga. Ketika cekernya digigit, tekstur kulitnya terasa kenyal dan langsung copot dari tulang. 

Tidak hanya tekstur, bumbu pedasnya menambah kenikmatan masakan ceker ini. Jika Anda sedang mencari kuliner malam di Malang, Sego Ceker Glintung bisa menjadi salah satu alternatif. 

Tempat makan ini buka mulai dari pukul 21.30-01.00 WIB, cocok untuk Anda yang merasa lapar saat tengah malam. Selain menyediakan makanan pedas, di sini juga Anda bisa menemukan olahan ceker tidak pedas. 

Harganya juga terbilang sangat terjangkau. Satu porsi nasi ditambah lima ceker, satu buah sayap, dan teh hanya hanya sekitar Rp16.000. Harga yang murah ini tentu menjadi berita gembira bagi para backpacker yang ingin mencicipi makanan enak di Malang.

  • Warung Subuh

Kuliner malam di Malang memang terbilang cukup banyak. Apalagi udaranya yang dingin membuat banyak orang merasa lapar di malam hari. Salah satu kuliner malam yang bisa dikunjungi adalah Warung Subuh yang berlokasi di Jalan Raya Langsep No. 11 Malang. 

Warung makan ini buka mulai dari jam 17.30-03.00 WIB. Di sini, Anda bisa menemukan berbagai macam masakan rumahan, seperti sayur lodeh, oseng daun pepaya, ikan bakar, tempe kering, dan berbagai macam menu lainnya. 

Beberapa menu yang menjadi favorit adalah rujak cingur, kikil, rawon, dan soto. Satu porsi nasi yang ditawarkan oleh Warung Subuh juga terbilang cukup besar. 

Porsi makan ini tentunya bisa membuatmu kenyang setelah menyantapnya. Harga makanan yang dijual di sini sangat beragam, mulai dari Rp12.000 saja.

  • Ronde Titoni

Malam-malam memang enaknya menyantap hidangan yang berkuah dan hangat, seperti wedang ronde. Di Malang, Anda bisa menemukan ronde legendaris bernama Ronde Titoni. Ronde Titoni sudah sangat terkenal dan hampir selalu ramai pengunjung. 

Kuliner malam di Malang ini sudah buka sejak tahun 1948. Sesuai dengan namanya, menu utama yang dijual adalah ronde. Sampai saat ini rasa ronde yang dijual juga selalu sama karena takaran yang dipakai sama dari zaman dahulu. 

Di sini menjual dua macam ronde, yaitu ronde basah dan ronde kering. Perbedaannya adalah ronde kering tidak disajikan dengan kuah, tapi dilumuri dengan bubuk kacang. 

Selai ronde, angsle juga menjadi menu favorit konsumen yang datang. Harga makanan yang dijual juga terbilang murah, yaitu kisaran Rp10.000.

Hawa dingin di Malang membuat banyak orang merasa lapar di malam hari. Bagi Anda yang sedang mencari kuliner malam di Malang, kini tidak perlu bingung lagi. Ada banyak kuliner malam yang bisa dikunjungi untuk merasakan cita rasa kuliner khas Malang. Berikut 10 rekomendasi tempat makan di Malang yang cocok untuk kulineran di malam hari! Wajib dicoba saat berkunjung ke kota Malang ya!

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>